1. Ringkasan
WarKas adalah aplikasi kasir offline-first untuk warung dan UMKM. Data operasional utama diproses dan disimpan di perangkat Android pengguna. WarKas tidak menjalankan analytics produk, iklan, Crashlytics, atau telemetry buatan WarKas dan tidak memiliki backend untuk menerima data transaksi dari aplikasi.
2. Data yang dapat diproses
Pengguna dapat memasukkan atau membuat data berikut di perangkat:
- profil toko, alamat, nomor telepon, logo, dan footer struk;
- produk, kategori, barcode, foto produk, harga, unit, dan stok;
- transaksi, item transaksi, diskon, metode pembayaran, referensi pembayaran, dan nama kasir;
- pelanggan, piutang, pembayaran utang, shift, closing, mutasi, laporan, dan transaksi tertahan;
- nama pengguna, peran, PIN, serta audit aktivitas.
PIN tidak disimpan sebagai teks biasa. Aplikasi menyimpan salt dan hash untuk verifikasi lokal. Kunci data lisensi disimpan menggunakan Android Keystore.
3. Tujuan pemrosesan
Data diproses secara lokal untuk menyediakan fungsi kasir, stok, utang, laporan, login pengguna, pencetakan, scanner, backup, restore, import, dan export. WarKas tidak menggunakan data tersebut untuk iklan atau profiling pengguna.
4. Izin perangkat
- Kamera: hanya saat pengguna membuka scanner barcode.
- Bluetooth: hanya untuk scanner HID atau printer thermal yang dipilih pengguna.
- Pemilih file Android: untuk gambar, CSV, laporan, dan file backup yang dipilih pengguna.
WarKas tidak meminta kontak, lokasi, mikrofon, atau izin penyimpanan luas. Izin dapat ditolak, tetapi fitur yang membutuhkannya mungkin tidak tersedia.
5. SDK scanner barcode
Scanner barcode menggunakan ML Kit dengan model bundled agar pemrosesan gambar dilakukan di perangkat. Dokumentasi ML Kit menyebut SDK dapat mengumpulkan informasi perangkat, informasi aplikasi, identifier instalasi, dan metrik performa untuk diagnostik serta analytics teknis. WarKas tidak mengirim frame kamera atau nilai barcode ke server WarKas.
Dependency ML Kit membawa permission jaringan secara transitif.
Manifest final WarKas menghapus INTERNET dan
ACCESS_NETWORK_STATE, serta menetapkan
usesCleartextTraffic=false. Upgrade ML Kit harus diaudit ulang.
6. Pengiriman, export, dan layanan pihak ketiga
WarKas tidak mengirim data transaksi, pelanggan, stok, PIN, foto, laporan, atau backup ke server WarKas melalui fitur aplikasi. Data dapat keluar ketika pengguna secara sadar menyimpan atau membagikan file, mencetak ke printer Bluetooth, membuka WhatsApp untuk dukungan atau aktivasi Pro, atau memilih aplikasi lain pada dialog berbagi.
Penerima file, printer, WhatsApp, dan layanan pihak ketiga yang dipilih pengguna dapat memproses data sesuai kebijakan mereka. Kode perangkat hanya dibagikan dalam alur dukungan/aktivasi setelah pengguna memilih untuk membagikannya.
7. Backup dan penghapusan
Backup dibuat secara lokal sebagai file terenkripsi dengan passphrase yang dibuat pengguna. WarKas tidak menerima atau menyimpan passphrase. Database dan preferensi WarKas dikecualikan dari backup cloud dan transfer perangkat Android.
Owner dapat memakai menu Manajemen Data → Privasi & Kontrol Data → Hapus data operasional lokal untuk menghapus profil toko, produk, pelanggan, transaksi, utang, shift, mutasi, pengguna, transaksi tertahan, dan audit dari database lokal. Metadata lisensi, masa trial, dan kode perangkat tetap tersimpan. Gunakan Hapus penyimpanan Android atau uninstall untuk menghapus seluruh data aplikasi.
8. Analytics dan perubahan layanan
WarKas tidak mengaktifkan analytics produk atau diagnostik buatan sendiri. Perilaku teknis ML Kit dijelaskan pada bagian sebelumnya. Jika telemetry, analytics, backend, iklan, atau SDK baru ditambahkan, kebijakan ini dan deklarasi Google Play akan ditinjau ulang serta persetujuan akan diminta bila diperlukan.
9. Kontak
Untuk pertanyaan privasi atau bantuan yang berkaitan dengan produk, hubungi WarKas melalui WhatsApp. Identitas badan usaha/pengelola dan kanal kontak resmi perlu dilengkapi sesuai entitas yang menjual atau mengoperasikan WarKas sebelum publikasi komersial.
10. Perubahan kebijakan
Perubahan alur data, izin, layanan pihak ketiga, atau SDK akan dicatat dengan tanggal berlaku baru dan disampaikan melalui kanal distribusi WarKas yang relevan.